Jogja
Entah masi di ingat apa sudah hanya menjadi sebuah
kenanggan. Kamu yang peduli , kamu yang menginspirasi . Hari demi hari detik
demi detik kau yang temani aku , tanpa kau tau tanpa kau sadari siapa saja
yang menemaniku .
Sebuah ucapan ringan keluar dari tutur katamu untuk
mengawali kepergianku “ hati hati sayank
, gag usah nglirik yang lain selain aku !!! “. Hanya sebuah ulasan kata yang
tak kutahui kebenarannya atau hanya sebuah kata kebohonggan dari mulut manismu
, aku tak tahu . Dengan jawaban singkat semua pun terjawab “ enggak aku Cuma sayank
kamu !” sambil memberikan kepercayaan dan kejujuran tanpa kau ketahui kebohongganya
.
Hadir mu di setiap pejalananku menunjukan rasa kekhawatiran
yang besar terhadapku . Membuat kamu yang jauh seakan berada di sampingku .
Mengalahkan suara rel kereta api dan canda tawa dari temanku . kau membius
perjalananku tanpa kusadari dan hanya kau yang tersadar . Kesadaran itu sadar saat
rasa khawatirmu sudah tak ada lagi dan
bukan untuk ku lagy .
Kau temani aku seakan aku berada di samping mu . Seperti hal
yang biasa sudah aku rasakan ketika aku bersama orang lain , bukan kamu . Hal
yang biasa itu terasa membekas ketika aku mencari sososk orang lain , tapi
hampa . Hanya kamu yang biasa dan menjadi sosok yang luar biasa .
Kau buad iri semua temanku dengan perilaku perhatianmu . tapi aku hanya merasakan hal yang sudah
biasa , dan baru kusadari aku kehilanggan rasa perhatianmu itu . aku
kehilanggan kamu yang dulu .
Kau sambut kedatangganku “jogja” dengan suara aslimu yang
terdengar dari suara ponselku . Dengan gaya becanda mu yang khas kau tanyakan
lagi pertanyaan yang sudah sering aku
dengar “ sayannk apa udah makan ???” . Entah sampai kapan suara sayank itu
dapat aku dengar ,dapat aku baca dari pesan ponselku . tapi yang ku tahu kata
sayank itu sudah milik orang lain , bukan aku . Dan percakapan panjang pun terhenti pada sebuah kata “ ya udah , udah malam sayank mt istirahat .
aku sayank kamu “.
Dan semua hanya dulu . Hanya sebuah kenanggan yang ngak pantas untuk di lupakan , hanya
cukup untuk di kenang .Aku yang menggawali , aku yang mengakhiri , dan aku yang
tersakiti .
Sebuah nama yang di bolak balik tetap menjadi nama mu ?.